Klaten 21 Oktober 2026 - Suasana ceria dan penuh tawa pecah di kawasan wisata New Rivermoon. Ratusan siswa kelas 4, 5, dan 6 MI Tahfidzul Qur'an (MITQ) mengikuti kegiatan outbound yang dirancang untuk melatih kemandirian, keberanian, dan kekompakan.
Sejak pagi, anak-anak terlihat sangat antusias. Berbekal seragam olahraga dan semangat yang membara, mereka langsung mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia dan instruktur.
Outbound di Lapangan: Belajar Koordinasi Lewat Permainan
Sesi pertama dimulai di lapangan terbuka. Berbagai permainan tim digelar, mulai dari estafet, jembatan tali, hingga permainan kekompakan kelompok.
Di sini, anak-anak tidak hanya dituntut untuk cepat dan kuat, tetapi juga harus bisa berkoordinasi. Mereka belajar bahwa untuk menang, tidak cukup hanya mengandalkan satu orang yang hebat, tapi seluruh tim harus bergerak dalam satu irama.
"Anak-anak terlihat sangat antusias. Awalnya ada yang malu-malu, tapi setelah bermain bersama, mereka jadi lebih berani menyampaikan pendapat dan bekerja sama," ujar salah satu guru pendamping.
Sorak sorai dan yel-yel kelompok pun menggema di setiap sudut lapangan, menambah semangat para peserta.
Tubing: Puncak Keseruan yang Paling Ditunggu
Jika outbound lapangan melatih kerja sama, kegiatan tubing menjadi puncak keseruan yang paling ditunggu-tunggu.
Satu per satu, siswa menaiki ban dan menyusuri aliran sungai dengan didampingi instruktur. Ada yang berteriak kegirangan saat melewati arus, ada pula yang tertawa saat ban-nya berputar. Meski sempat tegang, semua siswa berhasil menyelesaikan jalur tubing dengan selamat dan penuh senyum.
"Kegiatannya seru banget! Awalnya takut, tapi karena bareng teman-teman jadi berani," ungkap salah satu siswa kelas 5 dengan wajah sumringah.
Bukan Sekadar Rekreasi
Kepala MI Tahfidzul Qur'an menyampaikan, kegiatan outbound ini bukan sekadar jalan-jalan atau rekreasi semata.
"Kami ingin anak-anak belajar di luar kelas. Di sini mereka belajar berkoordinasi, saling percaya, berani mengambil keputusan, dan peduli dengan temannya. Nilai-nilai ini yang nantinya akan mereka bawa ke kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah," jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan pembagian hadiah untuk kelompok terkompak dan tersemangat. Seluruh siswa pun pulang dengan membawa cerita, pengalaman baru, dan persahabatan yang semakin erat.





