KLATEN – Sebanyak 84 santri kelas 6 MI Tahfidzul Qur’an Klaten resmi dilepas dalam acara Akhirussanah dan Purnawiyata Angkatan Ke-5 Tahun Ajaran 2025/2026. Senin, 22 Juni 2026. 
Acara dibuka dengan lantunan dzikir dan tahlil yang khusyuk, dipimpin langsung oleh siswa kelas 6. Nuansa religius terasa kuat sejak awal kegiatan. 
Sebelum prosesi wisuda, panggung diisi penampilan adik-adik kelas 1 sampai kelas 5. Mereka membawakan tarian tradisional yang enerjik dan pembacaan puisi 4 bahasa: Indonesia, Jawa, Inggris, dan Arab. Penampilan ini mendapat apresiasi meriah dari para wali murid yang hadir. 
Momen paling mengharukan terjadi saat prosesi wisuda. Satu per satu, 84 wisudawan maju ke depan panggung. Cita-cita setiap anak pun disebutkan, mulai dari ingin menjadi guru, peternak, gamers profesional, sampai presiden. Keunikan cita-cita para santri cilik ini mengundang tawa dan tepuk tangan haru dari seluruh hadirin. 
Suasana semakin pecah saat siswa kelas 6 mempersembahkan penampilan terakhir untuk Bapak/Ibu Guru. Dilanjutkan dengan salam-salaman kepada seluruh guru dan sungkem kepada orang tua. Banyak siswa, guru, hingga wali murid yang tak kuasa menahan tangis di momen perpisahan tersebut. 
Dengan dilepasnya 84 santri ini, MI Tahfidzul Qur’an Klaten berharap lulusannya menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan sukses di masa depan. 
“Teruslah belajar, jaga akhlak, dan kejar cita-citamu setinggi langit. MI Tahfidzul Qur’an akan selalu bangga pada kalian, Angkatan 5.” 
Share: